Pada bulan Januari lalu Huawei telah mengumumkan bahwa untuk melengkapi toko AppGallery-nya, Huawei telah bermitra dengan TomTom. Ya! Di dalam AppGallery yang dikembangkan oleh Huawei sebagai marketplace pesaing Engage in Shop, pengguna bisa menemukan layanan pemetaan dan navgasi dari TomTom.

Kini, di bulan April, Huawei kembali membuat kejutan dengan memuat Below WeGo (In this article Maps) ke dalam AppGallery. Bahkan, Huawei mengklaim bahwa WeGo dikatakan sebagai layanan peta terbesar kedua setelah Google Maps. Seperti yang kita tahu, Huawei memang terkena larangan untuk memakai layanan atau aplikasi bikinan Google.

Right here WeGo sendiri awalnya dibuat oleh Nokia dan dirilis untuk Home windows Mobile phone serta berbasis internet pada tahun 2013 sebagai pengganti Nokia Maps. Layanan ini kemudian dirilis untuk Android dan iOS pada ahun 2015 dan berganti nama menjadi Below WeGo pada ahun 2016.

Huawei sekarang bergabung dengan Amazon sebagai produsen besar lainnya yang menggunakan layanan pemetaan untuk beberapa produk yang dikembangkan. Di sini, WeGo memungkinkan pengguna mendownload peta secara offline dan juga menyediakan navigasi suara gratis.

Fitur lainnya yang bisa ditemukan oleh pengguna di dalam aplikasi Below WeGo termasuk biaya tiket dan tarif transporasi umum di sejumlah negara. Jika kalian memiliki ponsel pintar keluaran Huawei, seperti Mate 30 Sequence atau P40 Collection, kalian dapat menginstall aplikasi ini dari sini. Ukuran file-nya sekitar 61 MB.

Ya! Huawei memang saat ini sedang bekerja keras untuk memenuhi AppGallery yang dikembangkannya dengan beragam aplikasi yang diminati oleh banyak pengguna. Contohnya di Indonesia, Huawei sudah menggandeng banyak mitra agar mereka juga mau memuat aplikasi yang dikembangkannya ke dalam market milik Huawei itu.